Menilik Sosok Dr Adlan, ASN Senior Pemko Medan Dinilai Layak Jabat Sekda

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN-Jelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sejumlah nama pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Medan mulai diperbincangkan publik sebagai calon kuat pengganti.

Dari beberapa nama yang mencuat, sosok Adlan menjadi salah satu figur yang dinilai memiliki pengalaman, loyalitas, dan kapasitas birokrasi yang matang untuk menduduki jabatan strategis tersebut.

Nama Dr Adlan bukanlah sosok asing di lingkungan birokrasi Pemko Medan. Perjalanan karirnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dikenal penuh dinamika dan tantangan. Namun, di tengah berbagai proses yang dilalui, ia tetap dikenal sebagai pejabat yang santun, loyal terhadap pimpinan, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan amanah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karakter kepemimpinan yang tenang, komunikatif, dan mudah bergaul membuat Dr Adlan cukup dikenal di kalangan ASN maupun masyarakat. Tidak sedikit yang menilai dirinya sebagai sosok pekerja keras yang selalu mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab di setiap jabatan yang diembannya.

Saat ini, Dr Adlan dipercaya menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Posisi tersebut dinilai sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pembangunan sumber daya manusia dan persoalan sosial kemasyarakatan di Kota Medan.

Selain Dr Adlan, beberapa nama pejabat eselon II lainnya juga disebut-sebut berpotensi menjadi kandidat Sekda Kota Medan. Mereka di antaranya Beny Iskandar yang kini menjabat Kepala Badan Riset, Mhd Sofyan selaku Asisten Kesejahteraan Rakyat, serta Laksamana Putra yang menjabat Asisten Umum Pemko Medan. Nama-nama tersebut dianggap memiliki kapasitas masing-masing dalam mendukung jalannya roda pemerintahan Kota Medan.

Namun, bagi sebagian kalangan birokrasi dan tokoh masyarakat, pengalaman panjang yang dimiliki Dr Adlan menjadi nilai lebih yang patut diperhitungkan. Apalagi, ia dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan saat ini dipercaya memimpin DPD Pendawa Sumatera Utara.

Aktivitasnya di organisasi sosial dinilai menjadi salah satu kekuatan tersendiri. Selain memahami tata kelola pemerintahan, Dr Adlan juga dianggap memiliki kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Hal tersebut dinilai penting bagi seorang Sekda yang nantinya menjadi penghubung antara kepala daerah dengan seluruh perangkat pemerintahan.

Perjalanan karir Dr Adlan di lingkungan Pemko Medan juga cukup panjang dan sarat pengalaman. Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, hingga Kepala Bagian Keagamaan Kota Medan.

Baca Juga:  Jaksa Banding Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Alih HGU PTPN 1, FKSM Desak Jaksa Usut Dugaan Bocornya Ratusan Miliar PAD Deliserdang di Citraland

Saat memimpin Dinas Pendidikan, ia dikenal aktif mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan tenaga pendidik. Sementara ketika menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dr Adlan disebut turut mendorong penguatan budaya literasi dan penataan arsip pemerintahan yang lebih baik.

Tidak hanya itu, Dr Adlan juga tercatat sebagai salah satu pejabat senior di Pemko Medan yang pertama menyandang gelar doktor. Pencapaian akademik tersebut menjadi bukti komitmennya dalam meningkatkan kapasitas diri sebagai pelayan masyarakat.

Dengan pengalaman birokrasi yang lengkap mulai dari bidang pendidikan, keagamaan, administrasi pemerintahan hingga sosial kemasyarakatan, banyak pihak menilai sosok Dr Adlan memiliki kemampuan yang cukup untuk mengemban amanah sebagai Sekda Kota Medan.

Apalagi saat ini Kota Medan membutuhkan figur birokrat yang tidak hanya memahami administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu menjaga harmonisasi internal birokrasi serta memperkuat semangat kolaborasi “Medan untuk Semua” yang terus digaungkan Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Walikota Rico Waas bersama Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap.

Meski namanya mulai ramai diperbincangkan sebagai kandidat Sekda, Dr Adlan memilih merespons dengan rendah hati. Ia mengaku tidak memiliki ambisi berlebihan terhadap jabatan, dan hanya berupaya menjalankan tugas sesuai amanah pimpinan.

“Saya gak ngoyo, lakoni saja apa yang diperintahkan pimpinan kita. Dan selalu siap menjalankan amanah,” ujar Dr Adlan kepada wartawan belum lama ini.

Pernyataan tersebut semakin memperlihatkan karakter dirinya yang selama ini dikenal tenang dan tidak terlalu mengejar jabatan. Baginya, pengabdian sebagai ASN adalah bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan pemerintah.

Kini, publik tinggal menunggu keputusan resmi dari Wali Kota Medan terkait siapa sosok yang nantinya dipercaya menduduki jabatan Sekda Kota Medan menggantikan Wiriya Alrahman.

Siapa pun yang terpilih nantinya tentu diharapkan mampu membawa birokrasi Pemko Medan semakin solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan kota yang terus berkembang. Namun dengan rekam jejak, pengalaman, serta dedikasi panjang yang dimilikinya, nama Dr Adlan menjadi salah satu figur yang dinilai layak untuk diperhitungkan. (PS/REL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Sumut Senilai Rp. 852 Miliar Rawan Korupsi, LSM Pucuk Bukit Nusantara akan Laporkan ke APH
Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Parako 463 Pasgat Disambut Danlanud Soewondo dan Dankodaeral I di Pelabuhan Belawan
Jaga Perbatasan RI-Papua Nugini, Yonif 122 Trisula Sakti Diberangkat dari Belawan
LBH Laporkan Walikota Medan dan Bupati Deliserdang ke Ombudsman Sumut, Diduga Uang Rakyat Biayai Bangun Kantor Polisi dan Jaksa
Anto Genk Ketua JMSI Sumut Apresisi Polri Makin Presisi di HUT ke 80
Evaluasi Latsarmil Jadi Momentum Perbaikan, KDMP-KNMP Tetap Dilanjutkan
Lima Tahun Laporan Polisi Tak Tuntas, Tersangka Tak Ditahan, Arjoni bersama LBH Medan Laporkan Penyidik Polda Sumut ke Mabes Polri dan Kompolnas
Komandan Kodaeral I Hadiri Panthukhirda Calon Taruna Akmil 2026 di Kodam I BB, Tanpa Biaya dan Bebas Penyimpangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:28 WIB

Revitalisasi Sekolah di Sumut Senilai Rp. 852 Miliar Rawan Korupsi, LSM Pucuk Bukit Nusantara akan Laporkan ke APH

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:23 WIB

Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Parako 463 Pasgat Disambut Danlanud Soewondo dan Dankodaeral I di Pelabuhan Belawan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:21 WIB

Jaga Perbatasan RI-Papua Nugini, Yonif 122 Trisula Sakti Diberangkat dari Belawan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:32 WIB

LBH Laporkan Walikota Medan dan Bupati Deliserdang ke Ombudsman Sumut, Diduga Uang Rakyat Biayai Bangun Kantor Polisi dan Jaksa

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:00 WIB

Anto Genk Ketua JMSI Sumut Apresisi Polri Makin Presisi di HUT ke 80

Berita Terbaru