TNI AL Evakuasi ABK KM Emirates Meninggal

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELAWAN-Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) melalui Pos TNI AL (Posal) Lampulo menunjukkan respons cepat dalam penanganan peristiwa meninggalnya seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Emirates GT 60 yang terjadi saat kapal berada di area tuasan/rumpon pada koordinat 03°02’04” LU – 96°42’45” BT sekitar pukul 15.00 WIB. Senin (22/06/2026)

Kadispen Kodaeral I Kolonel Wahyu Kurniawan dalam keterangan pers, Senin (23/6/2026) disampaikan, korban diketahui bernama Zulkifli Bendeh, warga Aceh Timur. Berdasarkan keterangan awal, korban diduga mengalami gangguan kesehatan saat kapal sedang beristirahat di area penangkapan ikan. 

“Saat kejadian, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri dan sempat mengalami kejang. Rekan ABK segera memberikan pertolongan pertama,” ujar nya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tidak berhasil menyelamatkan korban. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada nakhoda KM Emirates, Irwan, yang selanjutnya memutuskan untuk segera kembali menuju PPS Kuta Raja Lampulo, Banda Aceh.

Baca Juga:  Kodaeral I Terima Kunjungan Tim Kemhan RI Inventarisasi Barang Milik Negara

Pada Senin malam (22/6/2026) Posal Lampulo menerima informasi dari masyarakat nelayan terkait adanya ABK yang meninggal dunia di atas kapal tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Posal Lampulo segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan tertib saat kapal tiba di dermaga. 

Pada Selasa pukul 10.45 WIB, KM Emirates berhasil sandar di Dermaga PPS Kuta Raja Lampulo, dan jenazah korban langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga di Aceh Timur.

Tindakan cepat dan terkoordinasi ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AL dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah kerja maritim, sekaligus memastikan setiap peristiwa di laut dapat ditangani secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur. (PS/DISPEN KODAERAL I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Askomlek Kodaeral I Kolonel Laut (P) Fahribi Sosialisasikan Prosedur Inventarisasi dan Pengamanan Senjata
Revitalisasi Sekolah di Sumut Senilai Rp. 852 Miliar Rawan Korupsi, LSM Pucuk Bukit Nusantara akan Laporkan ke APH
Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia 2026, Argentina Gagal
Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Parako 463 Pasgat Disambut Danlanud Soewondo dan Dankodaeral I di Pelabuhan Belawan
Kodaeral I dan Polairud Belawan Usut Pencurian MV Ocean Capella, BB Disita, 4 Pelaku Buron
Farianda dan Rianto Nyatakan Siap Bertarung di Pemilihan Ketua PWI Sumut, Rakerda JMSI Digelar di Sergai
Yayasan Gerakan Sumut Bergiat Bersama Sugiat Santoso Luncurkan Program Beasiswa Pendidikan
Komandan Kodaeral I Lantik Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut, Laksda TNI Deny Septiana : Kepercayaan Negara Dijalankan dengan Integritas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WIB

Askomlek Kodaeral I Kolonel Laut (P) Fahribi Sosialisasikan Prosedur Inventarisasi dan Pengamanan Senjata

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:28 WIB

Revitalisasi Sekolah di Sumut Senilai Rp. 852 Miliar Rawan Korupsi, LSM Pucuk Bukit Nusantara akan Laporkan ke APH

Senin, 20 Juli 2026 - 05:19 WIB

Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia 2026, Argentina Gagal

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:23 WIB

Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Parako 463 Pasgat Disambut Danlanud Soewondo dan Dankodaeral I di Pelabuhan Belawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:36 WIB

Kodaeral I dan Polairud Belawan Usut Pencurian MV Ocean Capella, BB Disita, 4 Pelaku Buron

Berita Terbaru