Pasar Komersil di Tanara Medan Marelan Diisi Ratusan Stand Seharga Jutaan/ Perstand, Diduga Tak Berizin dan Pengelola Raup Ratusan Juta

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN-Di Bulan Ramadhan 1447 H ini, sejak beberapa hari lalu, warga dikejutkan dengan berdirinya ratusan stand dagangan di Pasar Komersil terhampar di bekas Lapangan Bola Kaki Kelurahan Tanah Enam Ratus (Tanara) Kecamatan Medan Marelan. Informasi diperoleh, harga perstand daganganya dipatok antara Rp 3 juta hingga Rp. 5 juta.

Jika diakumulasikan, Pengelola Pasar Komersil di Jalan Marelan Raya Simpang Jalan Marelan Pasar I Rel Lingkungan 3 Kel. Tanara ini meraup ratusan juta rupiah. Jelas nilai yang fantastis.

Pantauan media ini, Selasa (24/2/2026) Pasar Komersil Kel. Tanara diisi dengan pedagang-pedagang aneka barang dagangan dan Hiburan Pasar Malam. Di lokasi itu, terlihat kegiatan pengelola yang saat disambangi mengaku, Stand-Stand di lokasi itu memang disewakan jutaan rupiah hingga jelang Lebaran Idul Fitri 1447 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa pedagang yang menempati Stand kepada media ini, Selasa (24/2/2026) mengaku, membayar sewa stand ke Pengelola dengan harga jutaan rupiah untuk bisa berjualan di area itu. Pedagang mengisi ratusan stand-stand disana hanya tiang besi dan tenda seadanya berdiri berhimpitan di atas lahan yang dipagar tembok rehal itu.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 jo Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021, Pelaku Usaha yang membuka Pasar Komresil wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS, Memenuhi izin usaha sektor perdagangan dan memenuhi persetujuan lingkungan.

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No.21/2021 yang menyatakan pasar tradisional dapat dikelola oleh pemerintah, BUMN/BUMD, koperasi, atau swasta melalui kerjasama yang sesuai dengan peraturan. Di Kota Medan sendiri, Pasar atau lokasi perdagangan sebagian besar dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Medan yang dipayungi Perda No.4 Tahun 2021 tentang PUD Pasar Kota Medan.

Baca Juga:  Laskar Merah Putih Sumut Sambut Kunjungan Senator Maya Rumantir

POTENSI LANGGAR HUKUM

Atas pembukaan Pasar Komersil yang mengelola ratusan stand dengan harga jutaan rupiah perstandnya di Kelurahan itu, tentunya Regulasi harus dipenuhi, misalnua Izin Lingkungan, Kesesuaian Tata Ruang dan memperhatikan dampak nya ke para pedagang lain di sekitar lokasi yang telah berusaha sejak lama. Jika hal tersebut tak diperhatikan, maka berpotensi melanggar hukum yang ada.

Lurah Tanah Enam Ratus Zumirel Ady Shah Putra S.Ak kepada media ini, Selasa (24/2/2026) berjanji akan meninjau Pasar Komersil di wilayah kerjanya itu. Adie sapaan akrab mantan Staff Kecamatan Medan Belawan yang baru 2 hari menjabat Lurah Tanara ini berjanji akan meninjau ke lapangan.

“Terima kasih Pak. Nanti aka kami tinjau ke lapangan ya,” jawabnya via pesan Whats App dari Ponselnya.

Terpisah, mantan Lurah Tanara Syawaludin ST mengaku, Pemerintah Kelurahan Tanara tak ada mengeluarkan rekomendasi apapun atas kegiatan Pasar Komersil di wilayah itu. Syawaludin yang kini menjabat Lurah Bantan Kecamatan Medan Tembung ini bahkan sudah memberikan himbauan agar pengelola Pasar Komersil Tanara mengurus izin sesuai aturan yang berlaku.

NO RESPON

Belum diperoleh respon dari Camat Medan Marelan Zulkifli Pulungan, Kapolsekta Medan Labuhan dan Kapolres Pelabuhan Belawan. Konfirmasi yang dilayangkan, Selasa (24/2/2026) belum direspon para pejabat pemerintah dan Aparat Penegak Hukum ini.

Sebagaimana diketahui, pembukaan Pasar Komersil di Kelurahan Tanara ini seolah menjadi agenda rutin tiap Bulan Suci Ramadhan. Dampak perdagangan para pengelola toko dan dampak kemacetan menjadi masalah serius yang harus mendapatan perhatian pemerintah atas beroperasinya Pasar Komersil itu. (PS/MF/TIM)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tenang dalam Sikap, Tegas Menjaga Pers! Ini Gebrakan Irfandi Pimpin FORWAKA Sumut
Tia Ayu Anggraini Sosialisasikan Perda No. 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan di Medan Labuhan dan Medan Marelan
Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis
KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan
FKSM Minta Stop Proyek Drainase di Jalan Baru-Jalan Andansari Kel. Terjun Diduga Mutu U Ditch Jelek, PPK akan Cek, Jaksa akan Puldata
Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan
Diduga Mutu U Ditch Jelek dan Dikerjakan Asal-asalan, LP3 Minta Jaksa Periksa Proyek Drainase Rp. 6,9 Miliar di Jalan Andansari Terjun
Ecovia Gelar Kampanye Sehari Sebumi, Dorong Kepedulian terhadap Sampah Plastik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Tenang dalam Sikap, Tegas Menjaga Pers! Ini Gebrakan Irfandi Pimpin FORWAKA Sumut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Tia Ayu Anggraini Sosialisasikan Perda No. 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan di Medan Labuhan dan Medan Marelan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:22 WIB

KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:32 WIB

FKSM Minta Stop Proyek Drainase di Jalan Baru-Jalan Andansari Kel. Terjun Diduga Mutu U Ditch Jelek, PPK akan Cek, Jaksa akan Puldata

Berita Terbaru

Kajati Sumut

Wakajati Sumut Jadi Penguji Seminar Hasil PKN II di BPSDM Sumut

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:25 WIB

Sumatera Utara

Pelantikan SMSI Madina, Erris: Segera Bentuk Pokja News Room Jaga Desa!

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:25 WIB