LAKSI Dukung Dilanjutkannya Program MBG dan Apresiasi Efesiensi dan Tata Kelola oleh Kepala BGN Nanik S Deyang

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Dukungan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan terus disuarakan oleh masyarakat di berbagai daerah seperti Jakarta, Karawang, Makassar, Cianjur, NTB, hingga Sumatera Barat. Massa menilai program ini sangat bermanfaat untuk pemenuhan gizi anak, ibu hamil dan juga  menggerakkan ekonomi akar rumput melalui pemberdayaan UMKM. 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Dayeng ungkap akan alihkan jatah Makan Bergizi Gratis sekolah mahal untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah itu jadi bagian dari strategi BGN untuk perbaiki pelaksanaan program MBG. Kepala BGN akan melakukan berbagai perombakan dan efisiensi anggaran strategis pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan anggaran tidak membebani APBN sekaligus menjamin gizi tepat sasaran. Program strategis BGN akan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta hibah luar negeri.

Selanjutnya kepala BGN akan melakukan Moratorium dan Evaluasi Dapur dengan melakukan penghentian sementara pembangunan dapur baru dan melakukan audit menyeluruh terhadap ribuan titik dapur yang sudah beroperasi untuk memastikan standar keamanan serta kualitas makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus utama kepala BGN melakukan refocusing sasaran penerima agar bantuan lebih tepat guna, dengan prioritas kepada kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) serta siswa sekolah. Kepala BGN Nanik S Deyang akan mengedepankan efisiensi anggaran, perbaikan tata kelola, serta peningkatan kualitas layanan. Oleh karena itulah BGN tidak lagi semata-mata mengejar jumlah penerima manfaat, melainkan memastikan program berjalan tepat sasaran, memiliki dampak gizi yang nyata, dan dikelola secara akuntabel.

Menanggapi perubahan besar program MBG tersebut, maka Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi dalam siaran persnya, Jumat (26/6/2026) menyatakan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan.

Baca Juga:  Kajati Sumut Buka Puasa Bersama Jurnalis, Perangi Hoaks dan Fasilitasi UKW bersama PWI Sumut

“Kami mengapresiasi strategi Kepala BGN yang melakukan efisiensi total anggaran MBG dan melakukan perbaikan tata kelola penerima manfaat, salah satu kebijakan baru setelah Nanik menjabat sebagai Kepala BGN adalah penghentian sementara penyaluran MBG bagi siswa selama masa libur sekolah. Kebijakan ini menandai perubahan dari skema sebelumnya yang masih memungkinkan distribusi makanan kepada siswa saat kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung,” katanya.

Azmi Hidzaqi mengatakan, mayoritas masyarakat mendukung distribusi makan bergizi disesuaikan menjadi 5 hari per minggu yang diperkirakan menyumbang penghematan hingga Rp 40 triliun. Efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 40 triliun dilakukan dengan mengurangi hari operasional distribusi makanan dari 6 hari menjadi 5 hari dalam sepekan. 

“Selain itu, pemerintah melakukan evaluasi skema insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penyesuaian penerima manfaat untuk memastikan efisiensi berkelanjutan,” ujarnya.

Azmi menyatakan bahwa kepala BGN Nanik S Deyang memiliki tujuan mulia dengan menerapkan strategi efisiensi anggaran MBG, sebab program MBG ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, mengurangi angka stunting, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. 

“Oleh karena itulah maka kami mengajak masyarakat, media, aktivis, untuk ikut mengawal dan mendukung pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah. Program MBG harus sukses dan tidak boleh di ganggu  karena ini menyangkut masa depan anak-anak Indonesia,” pungkasnya. (PS/REL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kejari Karo dan Satuan Pendidikan Se-Kabupaten Karo Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum dan Pencegahan Pelanggaran di Lingkungan Sekolah
Tim Quick Respon Kodaeral Grebek Pengoplos Gas, 5 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Tabung Disita
Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis
KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan
Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan
Sumpah Serapah Pengendara Akibat Proyek Jalan Veteran Mangkrak, Bobby Nasution Diprank Dinas BMBKCK Sumut
LPON Adukan Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga ke PSSI Pusat
Demo Keracunan MBG di Karo,Orangtua Siswa Didampingi EMKAP dan LBH Desak Kepastian Hukum dan Kompensasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Kejari Karo dan Satuan Pendidikan Se-Kabupaten Karo Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum dan Pencegahan Pelanggaran di Lingkungan Sekolah

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Tim Quick Respon Kodaeral Grebek Pengoplos Gas, 5 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Tabung Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:22 WIB

KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan

Berita Terbaru

Kajati Sumut

Wakajati Sumut Jadi Penguji Seminar Hasil PKN II di BPSDM Sumut

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:25 WIB

Sumatera Utara

Pelantikan SMSI Madina, Erris: Segera Bentuk Pokja News Room Jaga Desa!

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:25 WIB