Banjir Rendam Rumah, Hujan dan Listrik Padam, Warga Kampung Tengah Kelurahan Terjun Marelan Belum Terima Bantuan Pemko Medan

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Kelurahan Terjun Medan Marelan

i

Banjir di Kelurahan Terjun Medan Marelan

MEDAN-Jutaan warga Kota Medan kediamannya terdampak banjir besar sejak Kamis 27 November 2025. Curah hujan tinggi di 3 hari belakangan ini berdampak 19 kecamatan di Kota dipimpin Rico Waas ini terdampak banjir.

Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan salah satu lokasi parah genangan air akibat curah hujan tinggi dan air pasang laut ini. Dampaknya ribuan jiwa dan rumah masyarakat disana alami banjir. Ekonomi lumpuh.

Belum diketahui korban jiwa atau luka serta kerugian finansial akibat banjir terparah sejak 60 tahun belakangan ini di Kelurahan berbatas dengan Kabupaten Deliserdang ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Pak Mitra (63) warga Jalan Abdul Sani Muthalib Kelurahan Terjun, banjir di daerah nya itu baru terjadi sejak 60 tahun terakhir. “Disini baru terjadi banjir sejak 60 tahunan ini. Tinggi banjir sekitar 80 Cm sejak pukul 04.00 WIB (Kamis, 27 November 2025,red),” katanya.

Dampaknya, lanjut Tokoh Masyarakat ini, lingkungan dan rumahnya terendam banjir dengan terendamnya semua barang elektronik, perabotan rumah, pakaian, buku-buku pelajaran anak dan cucunya.

Senada itu, Febriandika (27) warga Komplek Azzura Resindence II Jalan Abdul Sani Muthalib Kelurahan Terjun mengaku, dinihari kemarin, Kamis (27/11/2025) dikejutkan dengan genangan air setinggi 40 centimeter di kamarnya.

Dia dibangunkan oleh Orangtuanya, lalu bersama-sama keluarganya berusaha menyelamatkan barang-barang. Namun naas, barang yang dibawa ke tempat lebih tinggi, Kembali terendam air karena hingga sore hari, ketinggian air makin parah.

“Alat elektronik, Kasur, Baju, Perabotan rumah dan barang-barang lain tak terselamatkan. Beruntung tak ada korban jiwa atau luka. Tak tahu akan kemana menginap. Karena semua lingkungan sekitar terendam air,” katanya diamini Ibunya Zahriah dan Ayah serta adik adiknya.

Baca Juga:  Tinjau Pasar Simalingkar dan Sentosa Baru, Jajaran Direksi PUD Pasar Medan Berharap Peningkatan Kenyamanan

Hingga berita ini diturunkan, mereka mengaku, belum ada bantuan pemerintah dan info Dapur Umum maupun tim evakuasi. “Belum dapat info kami adanya bantuan pemerintah atau dapur umum serta mau dievakuasi kemana,” pungkasnya.

Bencana banjir juga dialami Ridwan, Tina, Teguh, Erwin dan ribuan warga disana. Hingga kini, tinggi air rata-rata mencapai 0,8 meter di sekitar daerah itu. Terparah di sekitar Gang Manggis Lingkungan 9  dekat pinggiran Sungai Bedera. Tinggi air 1 meter lebih.

Banjir di Jalan Abdul Sani Muthalib Kampung Tengah Kel. Terjun Kecamatan Medan Marelan, Kamis (27/11/2025).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan Yunita Sari mengaku sejak dinihari, Kamis (27/11/2025) telah menurunkan tim nya ke Kecamatan Medan Marelan untuk mendeteksi banjir guna antisipasi dan Langkah lanjut yang akan dilakukan Pemko Medan.

“Anggota sudah di Terjun (Kelurahan Terjun,red) tadi jam 12 (Pukul 00.00 WIB,red) Pak. Sampai skrg msh disana,” kata Yunita Sari, Kamis pagi (27/11/2025).

Banjir di Kecamatan Medan Marelan diperparah lagi di byar pet nya listrik PLN. Manajer Unit Layanan Medan Labuhan Robi menyampaikan permohonan maafnya ke pelanggan PLN di daerah terdampak banjir.

“Mohon maaf atas ketidaknyamannya. Untuk 3 GARDU INDUK PAYA PASIR, LABUHAN DAN LAHOTMA terkena banjir. Debit air semakin tinggi. Sebagian penyulang ULP BELAWAN padam,” tulisnya menjawab konfirmasi masyarakat bernama Heriyanto (46) warga Medan Marelan yang dipostingnya di grup Whats App Silaturahmi Medan Marelan, Kamis (27/11/2025) sore.

Hingga berita ini ditayangkan, tinggi air di Kelurahan Terjun masih meningkat. Belum diketahui Langkah pemerintah dalam mengatasi dampak banjir parah ini. (PS/RED)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tenang dalam Sikap, Tegas Menjaga Pers! Ini Gebrakan Irfandi Pimpin FORWAKA Sumut
Tia Ayu Anggraini Sosialisasikan Perda No. 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan di Medan Labuhan dan Medan Marelan
Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis
KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan
FKSM Minta Stop Proyek Drainase di Jalan Baru-Jalan Andansari Kel. Terjun Diduga Mutu U Ditch Jelek, PPK akan Cek, Jaksa akan Puldata
Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan
Diduga Mutu U Ditch Jelek dan Dikerjakan Asal-asalan, LP3 Minta Jaksa Periksa Proyek Drainase Rp. 6,9 Miliar di Jalan Andansari Terjun
Ecovia Gelar Kampanye Sehari Sebumi, Dorong Kepedulian terhadap Sampah Plastik
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Tia Ayu Anggraini Sosialisasikan Perda No. 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan di Medan Labuhan dan Medan Marelan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:22 WIB

KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:32 WIB

FKSM Minta Stop Proyek Drainase di Jalan Baru-Jalan Andansari Kel. Terjun Diduga Mutu U Ditch Jelek, PPK akan Cek, Jaksa akan Puldata

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan

Berita Terbaru

Kajati Sumut

Wakajati Sumut Jadi Penguji Seminar Hasil PKN II di BPSDM Sumut

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:25 WIB

Sumatera Utara

Pelantikan SMSI Madina, Erris: Segera Bentuk Pokja News Room Jaga Desa!

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:25 WIB