Ratusan Massa Laskar Merah Putih Demo di Polres Karo, Tuntut Penuntasan Kasus Penyerangan Markas

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO-Hampir satu tahun sejak laporan polisi dilayangkan, kasus penyerangan brutal terhadap Kantor Sekretariat Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Karo masih menggantung. Tak kunjung ada kejelasan, sekitar 400 anggota LMP yang mengenakan seragam lengkap mendatangi Mapolres Tanah Karo di Jalan Veteran, Kabanjahe, Kamis (2/7/2026).

Massa yang datang dengan penuh kekecewaan itu mempertanyakan langsung ketidakjelasan penanganan Laporan Polisi Nomor: LP/B/381/VIII/2025 tertanggal 22 Agustus 2025. Mereka menuntut transparansi dan keadilan atas peristiwa yang menimpa sekretariat mereka.

Peristiwa penyerangan terjadi pada Rabu, 20 Agustus 2025, sekitar pukul 18.00 WIB. Sekelompok orang tak dikenal (OTK) nekat menyerbu kantor LMP di Jalan Desa Singa, Kelurahan Lau Cimba, Kabanjahe. Modus operandi mereka tergolong sadis: menggunakan mobil ambulance jerusalem sebagai kendaraan operasional untuk melancarkan aksi brutal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat serangan itu, seorang anggota LMP mengalami luka bacok di lengan kanan. Tidak hanya korban jiwa yang menjadi taruhan, sejumlah fasilitas kantor seperti meja, kursi, dan mobil branding LMP juga rusak parah. Saksi mata di lokasi menyebutkan sekitar 12 pelaku terlibat dalam aksi kekerasan itu dan melarikan diri menggunakan ambulans.

Aksi damai ratusan massa LMP itu langsung disambut Kabag Ops Polres Tanah Karo, Kompol Jonista Tarigan. Beberapa perwakilan massa dipersilakan masuk ke ruang Purpur Sage untuk berdialog langsung dengan jajaran kepolisian.

Di hadapan aparat, juru bicara massa LMP melontarkan pertanyaan tajam yang menggantung selama hampir 12 bulan. “Kenapa dari sekian banyak pelaku yang terlibat, baru satu orang yang ditangkap? Sementara yang lain masih bebas berkeliaran. Ini terkesan ada pembiaran,” ujar perwakilan massa dengan nada kesal.

Pertanyaan lain yang tak kalah pedas menyangkut barang bukti. “Mobil ambulance yang digunakan pelaku hingga kini tak juga dijadikan barang bukti. Sepertinya Polres Tanah Karo sangat kesulitan mengusutnya. Kami curiga ada permainan tidak sehat dalam penanganan kasus ini,” tegasnya.

Juliadi Kaban SH Selaku Koordinator Aksi menyampaikan di Orasinya, Kami di sini datang menyembah pak, kalau bapak merasa terganggu kami datang. ” Sudah  setahun pak pengaduan kami, kami sudah cukup sabar pak ucapnya.  

Baca Juga:  Penyebar Selebaran Palsu di Limau Manis Rugikan Kodaeral I Dilaporkan ke Polres Deliserdang

Di Saat orasi Juliadi Juga Menyuruh Semua massa dan duduk menyembah Polisi.  

Terlihat Monang Pulungan SH selaku Koordinator Umum tetap mengarahkan massa agar tetap tertib. 

Musa Pangabean SH selaku LBH LMP juga menekankan agar Polres Karo cepat tanggap menyelesaikan kasus. 

Soni Husni Ginting, saat aksi juga menyampaikan bahwa kasus anaknya juga sudah satu tahun setengah tidak tuntas sampai saat ini, itu menandakan keterlambatan kinerja Polres Karo katanya. 

Sementara itu, Ketua Markas Cabang LMP Kabupaten Karo, Gembira Ginting, menyampaikan harapannya kepada awak media. Ia meminta Polres Tanah Karo mengusut tuntas kasus ini hingga akar-akarnya. “Kami minta kasus ini di dalami dengan sungguh-sungguh. Siapa dalang di balik penyerangan ini harus terang benderang,” ujarnya tegas.

Ketua Harian LMP Karo Kompol ( P) Hasian Pangabean SH, MH, Ini kan sudah terorganisir, ada ambulance kenapa tidak di sita dimana keberadaannya, siapa pemberi ambulance kami dengar ada aliran dana ke pelaku, dan kemarin yang tertangkap sudah ada tiga orang padahal pelaku ada berkisar 12 orang, dan infonya yg tiga orang kemarin pun sudah lepas dua orang seharusnya walapun pelaku hanya satu atau tiga orang semua pelaku harus di tangkap. Kami minta prosedur di jalan kan, hadirkan Ambulance Jerusalem yang di pakai dalam penyerangan dan senjata tajam yang di pakai ujarnya. 

Menanggapi tuntutan keras itu, Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandy Sihaloho, berjanji akan segera bertindak. “Kami akan melakukan penangkapan terhadap tersangka lain. Segera kami umumkan DPO baru yang terlibat dalam kelompok penyerangan kemarin,” janji Kapolres di hadapan perwakilan massa.

Hingga berita ini diturunkan, para massa masih bertahan di halaman Mapolres Karo menunggu kepastian tindak lanjut dari aparat. Janji Kapolres kini menjadi ujian bagi kredibilitas institusi kepolisian di mata masyarakat Karo. (PS/REL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Koordinator Area Pam Obvitnas Kodaeral I Lettu Mar Olpen Situmorang Amankan Illegal Tapping Avtur Pertamina di Pantai Labu
Sugiat Santoso Bikin Bimbel Gratis Setahun untuk Pelajar SMA di Langkat
Laskar Gibran Sumut Tegaskan Komitmen Kawal Program Kepemudaan, Wapres Gibran Tinjau Langsung Huntap Di Sibolga
Dewan Pers Akan Kumpulkan Seluruh Konstituen Bahas Penyelenggaraan Hari Pers Nasional
Ingin Libatkan Seluruh Konstituennya, Dewan Pers Masih Belum Putuskan soal HPN 2027
Bupati Madina dan Wabup Hadiri Pelantikan Pengurus Kadin Periode 2026-2030
Turnamen Badminton Ke 2 Tahun 2026 PB Mitra Sporty Medan Dibuka Kadispora Medan, Ketua KONI Dorong Atlet Makin Profesional
Terkait CSR Di Kabupaten Karo,Fraksi Partai Demokrat Desak Pansus CSR,Pastikan Diuji Secara Objektif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 23:37 WIB

Koordinator Area Pam Obvitnas Kodaeral I Lettu Mar Olpen Situmorang Amankan Illegal Tapping Avtur Pertamina di Pantai Labu

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

Sugiat Santoso Bikin Bimbel Gratis Setahun untuk Pelajar SMA di Langkat

Jumat, 4 September 2026 - 22:20 WIB

Dewan Pers Akan Kumpulkan Seluruh Konstituen Bahas Penyelenggaraan Hari Pers Nasional

Jumat, 4 September 2026 - 20:55 WIB

Ingin Libatkan Seluruh Konstituennya, Dewan Pers Masih Belum Putuskan soal HPN 2027

Jumat, 4 September 2026 - 20:04 WIB

Bupati Madina dan Wabup Hadiri Pelantikan Pengurus Kadin Periode 2026-2030

Berita Terbaru