Forwaka Nilai Kejari Gunung Sitoli Fasilitasi Semua Jurnalis, Kastel Bantah Narasi Mengkotak Kotakkan

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNGSITOLI-Adanya pemberitaan di beberapa media online yang menyebutkan bahwa Kajari Gunungsitoli, Firman Halawa, diduga kuat kotak-kotakan Wartawan untuk mendapatkan Informasi, dan menyinggung adanya pertemuan bersama Kasi Intel, Yaatulo Hulu, dengan Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) di Resto Janji jiwa, pada Senin (13/4/2026), untuk konferensi pers terkait penanganan kasus dugaan korupsi RSU Pratama Kabupaten Nias.

Dengan adanya pertemuan itu, Firman Halawa dianggap terkesan hanya mau terbuka kepada oknum Wartawan tertentu saja, terutama kepada oknum Wartawan yang sudah masuk di Forwaka.

Menanggapi itu, Sekretaris Forwaka Gunungsitoli, Haogo Zega, mengatakan bahwa pertemuan yang dilaksanakan dengan Kajari Gunungsitoli yang didampingi Kasi Intel untuk membahas rencana pelantikan Forwaka Gunungsitoli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertemuan itu untuk membahas pelantikan, sekaligus Forwaka Gunungsitoli meminta saran dan masukan untuk suksesnya rencana pelantikan,” kata Haogo Zega, Jum’at (17/4/2026).

Diterangkan bahwa di sela-sela pertemuan itu beberapa Pengurus Forwaka Gunungsitoli mengkonfirmasi isu liar yang beredar di tengah publik terkait penanganan kasus dugaan korupsi RSUP Kabupaten Nias.

“Jadi tidak ada konferensi pers, konfirmasi kasus itu tidak terencana sebelumnya, itu spontan dan hanya kebetulan di sela-sela diskusi mengenai rencana pelantikan,” ujarnya.

Haogo Zega menjelaskan bahwa Forwaka Gunungsitoli adalah wadah berhimpunnya Wartawan yang memiliki tujuan dan visi misi yang sama. Forwaka sendiri adalah forum yang terbentuk secara berjenjang mulai dari pusat, provinsi dan daerah.

“Jadi FORWAKA ini sama dengan organisasi kewartawanan lainnya, dibentuk secara mandiri dan ada AD-ARTnya,” imbuhnya.

Ia memastikan keberadaan Forwaka Gunungsitoli siap bersinergi dengan pihak manapun, khususnya kepada seluruh insan pers. Forwaka ini dibentuk bertujuan untuk menjadi mitra strategis pihak Kejaksaan dalam menyampaikan informasi terkait penegakan hukum dan kinerja Kejaksaan kepada publik, serta mewujudkan sinergitas yang sehat antara Kejaksaan dengan media.

Baca Juga:  Aspidsus dan Aspema Kejati Sumut yang Baru Dilantik, Harli Siregar : Strategi Jaksa Agung, Ayo Kerja Nyata?

“Kemarin saja sewaktu bulan puasa dan hari raya, Forwaka di tingkat Sumut menggelar safari ramadhan bersama PWI dan SMSI. Jadi kami di Forwaka Gunungsitoli siap bersinergi maupun berkolaborasi dengan siapapun, terutama rekan-rekan pers,” ujar Haogo.

Ia pun mengajak rekan-rekan wartawan  dari berbagai media untuk selalu bersatu dan bergandengan-tangan.

“Mari kita jaga kebersamaan sebagai sesama insan pers, melakukan tugas sesuai dengan Kode Etik Jurnalis (KEJ), dan kami memohon dukungan semua pihak terkhusus rekan-rekan pers terkait rencana pelantikan Forwaka Gunungsitoli,” ujarnya.

Haogo Zega juga menyarankan agar pihak Kejari Gunungsitoli dapat memberikan informasi kepada Wartawan tanpa dibeda-bedakan.

“Kami yakin dan percaya Kejari Gunungsitoli tidak ada niat untuk mengkotak-kotakan Wartawan, dan harapan kami dapat bersinergi dengan semua pers serta memberikan informasi sesuai dengan mekanisme atau SOP-nya,” tambahnya.

Terpisah, Kasi Intel, Yaatulo Hulu, menegaskan pihak Kejari Gunungsitoli tidak ada niat untuk mengkotak-kotakan Wartawan. Ia mengungkapkan bahwa pertemuan yang dilaksanakan tersebut terkait rencana pelantikan Forwaka Gunungsitoli.

“Pada pertemuan itu rekan-rekan dari Forwaka menyelingi pertanyaan atas adanya isu liar yang beredar seputar penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan RSUP Kabupaten Nias, dan Pak Kajari menanggapi untuk meluruskan informasi liar yang beredar, jadi tidak ada konferensi pers dan tak ada niat mengkotak-kotakan Wartawan,” ujarnya. (PS/REL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PWI dan JMSI Sumut Nilai Harli Siregar Raih Prestasi Gemilang dan Fasilitasi Jurnalis saat Pimpin Kejati Sumut
Kantor Hukum Jetra-Ira & Rekan dan Forwaka Dairi Jalin Kerjasama Perlindungan Hukum Jurnalis
Ruko CBD Helvetia Dibangun Tanpa PBG dan SHGB Berasal dari Lahan Eks HGU PTPN 2, Bupati Deliserdang Minta Stop da Jaksa Diminta Usut
Bendum Gerindra Sumut Ayin dan CEO Sumut24 Group Dukung Komando Media Indonesia Raya
Laskar Merah Putih Sumut Sambut Kunjungan Senator Maya Rumantir
Kapuspenkum Benarkan Muhibuddin Jabat Kajati Sumut, Harli Siregar Dipromosi Inspektur III di Jamwas Kejagung RI
Dituding Tak Profesional, Kasi Oharda dan Jaksa Peneliti Pidum Kejati Sumut Dilaporkan ke Komjak dan Jamwas, Kasi Penkum Bilang Ditelaah Pengawasan Bidang Pidum
Tambang Emas Diduga Ilegal di Lahan PT PSU Kecamatan Natal Madina Diminta Ditindak, Pejabat Sumut Bungkam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:43 WIB

PWI dan JMSI Sumut Nilai Harli Siregar Raih Prestasi Gemilang dan Fasilitasi Jurnalis saat Pimpin Kejati Sumut

Sabtu, 18 April 2026 - 10:14 WIB

Forwaka Nilai Kejari Gunung Sitoli Fasilitasi Semua Jurnalis, Kastel Bantah Narasi Mengkotak Kotakkan

Kamis, 16 April 2026 - 14:24 WIB

Kantor Hukum Jetra-Ira & Rekan dan Forwaka Dairi Jalin Kerjasama Perlindungan Hukum Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

Ruko CBD Helvetia Dibangun Tanpa PBG dan SHGB Berasal dari Lahan Eks HGU PTPN 2, Bupati Deliserdang Minta Stop da Jaksa Diminta Usut

Selasa, 14 April 2026 - 22:52 WIB

Bendum Gerindra Sumut Ayin dan CEO Sumut24 Group Dukung Komando Media Indonesia Raya

Berita Terbaru