Sugiat Santoso Apresiasi Ponpes Al Hidayah Sei Mencirin Tanam 20 Hektar Bawang Merah

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELISERDANG-Upaya Pondok Pesantren Al Hidayah, Dusun IV, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, mendorong ketahanan pangan mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, SE., SH., MSP.

Apresiasi itu disampaikan Sugiat saat menghadiri launching penanaman bawang merah di lahan Pondok Pesantren Al Hidayah, Sabtu (12/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sugiat mengaku kagum atas langkah yang dilakukan pimpinan pondok pesantren, Ustaz Khairul Ghazali, yang menjadikan lahan pesantren sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat kagum dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pesantren Al Hidayah di bawah pimpinan Ustaz Khairul Ghazali. Launching penanaman bawang merah ini merupakan program yang sangat strategis agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang tangguh,” kata Sugiat.

Menurut Sugiat, Indonesia sebagai negara yang memiliki sumber daya alam melimpah semestinya mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri. Karena itu, ketergantungan terhadap impor komoditas pangan dinilai menjadi tantangan yang harus terus diatasi.

“Bagaimana Indonesia tidak lagi mengimpor apa yang menjadi kebutuhan pangannya? Karena ini menjadi paradoks. Sebuah negara yang diberi Allah Subhanahu wa Ta’ala tanah yang subur, gemah ripah loh jinawi, tetapi kebutuhan pangannya setiap tahun masih mengimpor produk dari China,” ujarnya.

Ia mencontohkan kebutuhan bawang merah nasional yang disebutnya mencapai sekitar 600.000 ton per tahun. Sementara itu, produksi lokal dari Aceh hingga Papua disebut baru berada di kisaran 40.000 ton per tahun.

“Artinya, kekurangannya masih sekitar 560.000 ton setiap tahun. Jadi, apa yang dilakukan Ustaz Khairul Ghazali ini merupakan bagian dari menjalankan tugas negara, bagaimana negara menjamin ketahanan pangannya,” kata Sugiat.

Lahan Akan Diperluas 20 Hektare

Dukungan terhadap pengembangan program pertanian di Pondok Pesantren Al Hidayah juga disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Kodaeral I Jalin Komunikasi dengan Koptan Limau Manis dalam Kegiatan Pelaksanaan Ketahanan Pangan di Lahan HGU PTPN 1 Tanjung Morawa

Lom Lom mengatakan, saat ini area lahan yang dikelola dan dikerjakan Pondok Pesantren Al Hidayah baru sekitar 5 hektare. Namun, ke depan, lahan tersebut direncanakan diperluas hingga 20 hektare.

“Kalau saat ini area kerja dan lahan yang dikerjakan oleh Pondok Pesantren Al Hidayah baru 5 hektare, ke depannya akan ditambah 20 hektare lagi,” kata Lom Lom. Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan para hadirin yang hadir dalam kegiatan launching.

Perluasan lahan itu dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan skala produksi sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Deli Serdang.

Sugiat menilai, keterlibatan pondok pesantren dalam sektor pertanian memiliki nilai strategis. Pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan ketahanan pangan.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas bawang merah sejalan dengan cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Sejak awal, Bapak Presiden Prabowo Subianto secara umum menempatkan komoditas bawang merah sebagai salah satu komoditas utama dalam upaya mencapai target swasembada pangan nasional,” katanya.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk pesantren.

Karena itu, ia berharap langkah yang dimulai Pondok Pesantren Al Hidayah tersebut dapat berkembang menjadi gerakan yang lebih besar dan memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.

“Cita-cita besar Presiden Prabowo salah satunya adalah agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang sangat tangguh. Karena itu, langkah seperti yang dilakukan Pesantren Al Hidayah harus kita dukung dan kembangkan,” pungkas Sugiat.

Kegiatan launching penanaman bawang merah, juga dihadiri Kasatgas Densus 88 Anti Teroris Polri, Kombes Pol Kurnia Hadi, Anggota DPRD Kota Binjai, Rounggur Simorangkir, Kadis Pertanian Deli Serdang, Camat Kutalimbaru, Ulama KH Zulfikar Hajar dan beberapa mantan Napiter. (PS/REL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kejari Karo dan Satuan Pendidikan Se-Kabupaten Karo Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum dan Pencegahan Pelanggaran di Lingkungan Sekolah
Tim Quick Respon Kodaeral Grebek Pengoplos Gas, 5 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Tabung Disita
Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis
KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan
Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan
Sumpah Serapah Pengendara Akibat Proyek Jalan Veteran Mangkrak, Bobby Nasution Diprank Dinas BMBKCK Sumut
LPON Adukan Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga ke PSSI Pusat
Demo Keracunan MBG di Karo,Orangtua Siswa Didampingi EMKAP dan LBH Desak Kepastian Hukum dan Kompensasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Kejari Karo dan Satuan Pendidikan Se-Kabupaten Karo Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum dan Pencegahan Pelanggaran di Lingkungan Sekolah

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Tim Quick Respon Kodaeral Grebek Pengoplos Gas, 5 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Tabung Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:22 WIB

KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan

Berita Terbaru

Kajati Sumut

Wakajati Sumut Jadi Penguji Seminar Hasil PKN II di BPSDM Sumut

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:25 WIB

Sumatera Utara

Pelantikan SMSI Madina, Erris: Segera Bentuk Pokja News Room Jaga Desa!

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:25 WIB