Wapres Gibran Tiba di Tanah Karo, Tinjau Langsung Puluhan Siswa Korban MBG

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO-Sabtu, (12/09/2026)-Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menjenguk puluhan siswa korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih menjalani perawatan di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat (11/9).

 

Dalam kunjungan tersebut, Gibran menyampaikan permohonan maaf atas nama pemerintah kepada para korban dan keluarga. “Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Gibran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Gibran mengatakan, ia bertolak ke Kabupaten Karo setelah meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga provinsi di Kalimantan. Ia menegaskan, prioritas utama saat ini adalah memastikan pemulihan kesehatan para siswa agar dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

 

“Saya hadir di sini, kemarin saya dari Kalimantan baru mendarat tengah malam, karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga anak-anak bisa kembali pulih,” ungkapnya.

 

Saat Gibran Bertemu beberapa perwakilan orang tua korban keracunan MBG di Karo, di Rs Efarina usai menjenguk korban MBG yang masih di rawat, Gibran menyampaikan,

“Semua keluhan serta masukan bapak ibu akan kita tindak lanjut,” tegas Gibran. Dalam kunjungan ke rumah sakit tersebut, Gibran turut mendengarkan keluhan sejumlah orangtua siswa korban keracunan.

 

Para orangtua menyampaikan beberapa point kepada Gibran :

1. kondisi kesehatan anak-anak yang tak kunjung sembuh bolak balek ke RS obat apa yg di berikan dokter? hingga bolak-balik ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,

2. Kompensasi ganti rugi kepada orang tua tidak bekerja .

3. Rs kenapa klaim dengan BPJS padahal BGN kemarin yg klaim, pembayaran gak jelas sehingga pasien/ korban yang kurang penanganan sampai tuntas.

4. Korban yang di rujuk di luar karo agar di perhatikan tuntas.

 

Menanggapi keluhan tersebut, Gibran memastikan pemerintah, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), akan bertanggung jawab terhadap penanganan kesehatan para korban hingga sembuh total.

Ia menyebut kebutuhan obat, pemeriksaan lanjutan, hingga rujukan bagi pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan ditindaklanjuti sesuai persetujuan orangtua.

 

“Tadi saya datangi semuanya, Keluhannya apa, butuh obat apa, atau butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, akan kami penuhi. Yang terpenting kita harus memastikan anak-anak bisa sehat dan bersekolah kembali,”ucapnya.

Baca Juga:  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Dai & Tahfiz Nur Asyqi Dihadiri Sugiat Santoso

 

Gibran juga menambahkan kompensasi ganti rugi orang tua korban nanti di data pak Gubernur sumut, dan pasien Keracunan jangan BPJS yang klaim, saya juga sudah tekankan pelayanan Rs, dan pasien yang ada dampak penyakit kronis dipicu oleh racun makanan dua orang kita bawa ke jakarta.

 

Untuk memastikan pelayanan kesehatan para korban berjalan secara menyeluruh, Gibran juga meminta Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasution segera melakukan pendataan terhadap seluruh korban.

 

“Pak Gubernur, data semua para korban,” tegas Gibran.

Selain pemulihan kesehatan, Gibran juga menyatakan bahwa tuntutan orangtua terkait kompensasi akan didata dan ditindaklanjuti. “Nanti akan kita data semua,” katanya. Sementara itu, terkait salah seorang siswi korban, Krismas Br Sihite, yang tengah menjalani perawatan di RS Haji Medan, Gibran memastikan penanganannya menjadi perhatian pemerintah.

 

Bobby Afif Nasution yang turut mendampingi kunjungan tersebut juga menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan Krismas mendapatkan perawatan sebaik mungkin. “Sudah-sudah, kita tangani. Semalam saya juga yang meminta korban dirujuk,” tegas Bobby.

 

 

Pelita Monald Ginting SPd, Salah satu perwakilan orang tua saudara dari krismas br sihite, mengatakan tadi benar Pak Wapres Menyampaikan beberapa poin kepada kami saat mewakili orang tua untuk bicara, ini kata pak Wapres,

1. Nanti Pak Gurbenur akan mendata korban yang parah dan mengganti kerugian orang tua tidak bekerja lagi (Kompensasi) .

2. Saya sudah sampaikan agar Rumah Sakit Meningkatkan Pelayanan agar pasien sakitnya tuntas.

3.Jangan lagi BPJS yang klaim biaya perobatan keracunan karena kalau klaim BPJS batasnya cuma tiga hari.

4. Krismas sihite yang di rujuk ke medan, di perhatikan.

5. Dua orang yang di duga sakit saraf dan ginjal di bawa ke jakarta di fasilitasi pak wapres.

Itu lah yang saya dengar beberapa point yang disampaikan pak Wapres saat kami bicara, dan pak Wapres Juga Menegaskan bila seminggu masalah ini tidal Tuntas maka Wapres akan kembali Datang Ke Karo ujar Monald.(FS/Wira Sanjaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kejari Karo dan Satuan Pendidikan Se-Kabupaten Karo Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum dan Pencegahan Pelanggaran di Lingkungan Sekolah
Tim Quick Respon Kodaeral Grebek Pengoplos Gas, 5 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Tabung Disita
Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis
KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan
Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan
Sumpah Serapah Pengendara Akibat Proyek Jalan Veteran Mangkrak, Bobby Nasution Diprank Dinas BMBKCK Sumut
LPON Adukan Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga ke PSSI Pusat
Demo Keracunan MBG di Karo,Orangtua Siswa Didampingi EMKAP dan LBH Desak Kepastian Hukum dan Kompensasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Kejari Karo dan Satuan Pendidikan Se-Kabupaten Karo Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum dan Pencegahan Pelanggaran di Lingkungan Sekolah

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Tim Quick Respon Kodaeral Grebek Pengoplos Gas, 5 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Tabung Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Forwaka Dairi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme dan Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:22 WIB

KKMP di Medan ‘Cangkang Kosong’, SPPG Diduga Cuekin Kopkel, FKKMP Sumut Minta Presiden Prabowo Turun Tangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Dugaan Tangan Kuat Gagalkan MBG dan KKMP di Medan, FKSM Minta Usut Monopoli Pengadaan Barang dan Abaikan Naker Lokal di SPPG di Kota Medan

Berita Terbaru

Kajati Sumut

Wakajati Sumut Jadi Penguji Seminar Hasil PKN II di BPSDM Sumut

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:25 WIB

Sumatera Utara

Pelantikan SMSI Madina, Erris: Segera Bentuk Pokja News Room Jaga Desa!

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:25 WIB