Korban Meninggal Banjir Sumatera 1.006 Jiwa, Sejuta Lebih Warga Mengungsi, di Sumut 347 Jiwa Tewas

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Sumut dampak banjir

i

Kondisi Sumut dampak banjir

TAPSEL-Bencana hidrometeorologi berupa banjir besar dan longsor yang melanda wilayah Sumatera dalam beberapa pekan terakhir telah berkembang menjadi salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di akhir tahun ini.

Hingga Sabtu (13/12/2025) petang, jumlah korban meninggal dunia tercatat menembus angka 1.006 jiwa, mencerminkan besarnya dampak kerusakan lingkungan dan tingginya kerentanan kawasan rawan bencana.

Berdasarkan laporan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan korban meninggal terbanyak, yakni 415 jiwa. Posisi kedua ditempati Sumatera Utara dengan 347 korban jiwa, disusul Sumatra Barat sebanyak 241 jiwa. Tingginya angka korban ini dipengaruhi oleh kombinasi curah hujan ekstrem, kondisi topografi perbukitan, serta kepadatan permukiman di daerah aliran sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain korban meninggal, bencana ini juga menyebabkan 217 orang dilaporkan hilang dan 5.400 orang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Proses pencarian korban hilang masih terus berlangsung di tengah medan yang sulit, cuaca yang belum sepenuhnya stabil, serta terbatasnya akses menuju sejumlah lokasi terdampak.

Dari sisi kerusakan fisik, dampak banjir dan longsor terbilang masif. BNPB mencatat sedikitnya 158.000 unit rumah mengalami kerusakan di 52 kabupaten yang tersebar di tiga provinsi tersebut. Kerusakan infrastruktur ini memperparah kondisi sosial ekonomi masyarakat yang terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Baca Juga:  Korupsi BOS 2022-2023, Kejari Belawan Penjarakan Bendahara dan Penyedia Barang SMAN 19 Medan

Tak hanya permukiman, bencana ini juga melumpuhkan berbagai fasilitas vital. Sebanyak 1.200 fasilitas umum dilaporkan rusak, termasuk 219 fasilitas kesehatan dan 581 fasilitas pendidikan. Selain itu, tercatat 434 rumah ibadah, 290 gedung perkantoran, serta 498 jembatan mengalami kerusakan, yang berdampak langsung pada terganggunya layanan publik dan mobilitas warga.

Jumlah pengungsi pun meningkat signifikan dan nyaris menembus angka satu juta jiwa. Hingga laporan terakhir, sebanyak 902.545 orang terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi aman akibat rumah mereka terendam atau berada di zona berisiko tinggi. Kondisi di sejumlah pos pengungsian membutuhkan perhatian serius, terutama terkait ketersediaan air bersih, layanan kesehatan, serta dukungan psikososial.

Saat ini, pemerintah pusat dan daerah bersama tim gabungan terus mengintensifkan upaya tanggap darurat, termasuk pencarian dan evakuasi korban, distribusi bantuan logistik, serta pemulihan akses jalan yang sebelumnya terputus. Tragedi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya penguatan mitigasi bencana, penataan ruang berbasis risiko, serta adaptasi terhadap perubahan iklim yang kian nyata dampaknya di wilayah Sumatera.(PS/BERMAWI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Informasi Penting ! Masyarakat Kota Medan Bisa Ambil SPPT PBB 2026 ke Bapenda Medan Jalan AH Nasution
Jaksa Agung Dampingi Mensesneg Cabut Izin PT TPL, Tambang Emas Martabe, PT NSHE dan 25 Perusahaan Pasca Banjir Sumatera
Kajati Sumut Komitmen Berantas Korupsi Demi Masyarakat di Rapat Kerja Bersama Komisi III DPR RI dan Jaksa Agung
Mahkamah Konstitusi Putuskan Produk Jurnalistik Tak Bisa Dipidana, FORWAKA Sumut Ajak Tolak Kriminalisasi Pers
Kerugian Negara Kasus Bilik Sterilisasi Covid Dinkes Dairi Senilai Rp. 592 Juta Diterima Kejari
PWI Sumut Gelar Turnamen Domino Piala Kapolrestabes Medan, Farianda Ajak Wartawan Ramaikan
Ditaksir Negara Rugi Rp. 4 Miliar, Eks Kepala BPHL Wilayah II Sumut Ditahan Kejari Karo Terkait SIPUHH Kayu Pinus di Siosar
Diduga Rugikan Negara 133 Miliar di Perdagangan Alumunium PT Inalum, Kejati Sumut Tahan Dirut PT PASU Tbk
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:54 WIB

Informasi Penting ! Masyarakat Kota Medan Bisa Ambil SPPT PBB 2026 ke Bapenda Medan Jalan AH Nasution

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:17 WIB

Jaksa Agung Dampingi Mensesneg Cabut Izin PT TPL, Tambang Emas Martabe, PT NSHE dan 25 Perusahaan Pasca Banjir Sumatera

Rabu, 21 Januari 2026 - 02:52 WIB

Kajati Sumut Komitmen Berantas Korupsi Demi Masyarakat di Rapat Kerja Bersama Komisi III DPR RI dan Jaksa Agung

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:57 WIB

Mahkamah Konstitusi Putuskan Produk Jurnalistik Tak Bisa Dipidana, FORWAKA Sumut Ajak Tolak Kriminalisasi Pers

Senin, 19 Januari 2026 - 22:27 WIB

Kerugian Negara Kasus Bilik Sterilisasi Covid Dinkes Dairi Senilai Rp. 592 Juta Diterima Kejari

Berita Terbaru