Kodaeral I Kawal Pemulangan Nelayan P Brandan Korban Kapal Mogok Hingga Hanyut ke Thailand

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELAWAN-Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) terus memantau dan mengawal penanganan Kapal Motor Nelayan (KMN) Teratai GT 6 asal Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, yang mengalami kerusakan mesin saat melaut di Perairan Selat Malaka. Minggu (07/062026). 

‎Akibat kerusakan tersebut, kapal kehilangan kemampuan manuver dan hanyut selama lima hari hingga melewati perairan Malaysia dan memasuki wilayah Thailand bersama enam orang awak kapal di dalamnya. 

Demikian disampaikan Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, SIP, MAP melalui Kadispen Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, Selasa (16/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wahyu menjelaskan, dalam upaya penyelamatan, dua orang ABK nekat berenang menggunakan tutup fiber penyimpanan ikan untuk mencari pertolongan. 

“Berkat bantuan nelayan Malaysia dan koordinasi antar nelayan di perbatasan, kedua ABK berhasil kembali ke Indonesia pada 15 Juni 2026 dan melaporkan kondisi rekan-rekannya yang masih berada di atas kapal,” katanya.

Baca Juga:  Kajati Sumut dan Pejabat Utama Tinjai Kejari dan Cabjari Pastikan Pelayanan Berjalan dan Bantu Korban Terdampak Banjir

‎Berdasarkan informasi yang diperoleh, lanjutnya, empat ABK lainnya berhasil diselamatkan oleh nelayan Thailand dan dalam kondisi selamat.

Sementara KMN Teratai ditarik oleh patroli Angkatan Laut Kerajaan Thailand menuju pelabuhan terdekat di sekitar Pulau Tarutao. 

Sementara Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., menegaskan Kodaeral I akan terus berkoordinasi dengan Atase Pertahanan RI di Thailand serta KJRI Songkhla guna mempercepat proses repatriasi empat nelayan beserta kapal yang masih berada di Thailand. 

‎”Kejadian ini juga menjadi pengingat penting bagi seluruh nelayan untuk memastikan kelaikan mesin, kelengkapan alat keselamatan, serta sarana komunikasi sebelum melaut guna menjamin keselamatan pelayaran dan keamanan di laut,” pungkas Deny Septiana. (PS/REL/Dispen Kodaeral I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lantik AMPG Jakarta, Ketum Said Aldi Al Idrus Serahkan Mobil Operasional Bersihkan Rumah Ibadah
Satuan Patroli Kodaeral I Belawan Latihan Halang Rintang Guna Menempa Mental Baja
TNI AL Evakuasi dan Assesment 14 Korban Meledak KM Aceh Hebat 2 di Laut Banda Aceh
Ombudsman Sumut Awasi SPMB Medan Guna Hindari Maladministrasi
Pesta Sabu di Kapal Ikan KM Aries Indo XVIII Diciduk KRI Imam Bonjol 383
Jaksa Banding Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Alih HGU PTPN 1, FKSM Desak Jaksa Usut Dugaan Bocornya Ratusan Miliar PAD Deliserdang di Citraland
JMSI Sumut Nilai Kinerja Polrestabes Medan Berhasil Jaga Kondusivitas Kota
Sidang Diksar Mahepel Unila: Dekan FEB dan Saksi Senior Bantah Ada Penganiayaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:33 WIB

Kodaeral I Kawal Pemulangan Nelayan P Brandan Korban Kapal Mogok Hingga Hanyut ke Thailand

Senin, 15 Juni 2026 - 19:48 WIB

Lantik AMPG Jakarta, Ketum Said Aldi Al Idrus Serahkan Mobil Operasional Bersihkan Rumah Ibadah

Senin, 15 Juni 2026 - 19:25 WIB

Satuan Patroli Kodaeral I Belawan Latihan Halang Rintang Guna Menempa Mental Baja

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:48 WIB

TNI AL Evakuasi dan Assesment 14 Korban Meledak KM Aceh Hebat 2 di Laut Banda Aceh

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:57 WIB

Ombudsman Sumut Awasi SPMB Medan Guna Hindari Maladministrasi

Berita Terbaru