Empat Nelayan KMN Teratai P Brandan Hanyut ke Thailand Kembali ke Tanah Air

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRANDAN-Empat Anak Buah Kapal (ABK) KMN Teratai berdomisili di Pangkalan Brandan akhirnya kembali ke Tanah Air, Selasa (16/6/2026) malam, dalam kondisi sehat setelah sempat mengalami situasi darurat di sekitar Perairan Kepulauan Ko Sarai, Provinsi Satun, Thailand.

Informasi ini diterima media dari Kadispen Kodaeral I Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, Rabu (17/6/2026) dalam siaran pers yang diterima.

Kolonel Wahyu Kurniawan menjelaskan, perjalanan yang penuh tantangan tersebut diawali ketika kapal mengalami kendala di perairan perbatasan sehingga para ABK harus bertahan selama beberapa hari sambil menunggu bantuan dan kepastian penanganan dari pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Selama berada di wilayah Thailand, para ABK menjalani serangkaian pemeriksaan oleh aparat setempat serta mendapatkan bantuan kebutuhan dasar,” kata Wahyu. 

Koordinasi juga dilakukan, lanjut Wahyu, dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia dan pemilik kapal untuk memastikan keselamatan awak kapal serta pemenuhan kebutuhan logistik dan teknis. 

Baca Juga:  Sugiat Santoso Pimpin Apel, Ajak Pemerintah dan Masyarakat Dukung Program Indonesia ASR di HUT Gerindra ke 18I

“Berkat dukungan tersebut, KMN Teratai akhirnya dapat melanjutkan pelayaran dan bertolak meninggalkan Kepulauan Ko Sarai menuju Perairan Pangkalan Brandan pada Selasa malam (16/06/2026),” ujarnya.

‎Setibanya di Pangkalan Brandan, personel Posmat Pangkalan Brandan segera melaksanakan pendataan, pemeriksaan, dan pengecekan kondisi para ABK maupun kapal. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan keempat ABK berada dalam kondisi sehat tanpa adanya kerugian personel maupun kerusakan materiil yang signifikan. 

Keberhasilan kepulangan KMN Teratai ini menjadi bukti pentingnya sinergi dan respons cepat berbagai pihak dalam menjamin keselamatan masyarakat maritim yang menghadapi situasi darurat di wilayah perairan perbatasan. (PS/DISPEN KODAERAL I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kodaeral I Tanam Palawija di 270 Hektar Lahan di Tanjung Morawa Dukung Ketahanan Pangan
Peringati Bulan Profesi, Satuan Patroli Kodaeral I Latihan Menembak Terpadu Guna Asahan Kemampuan
Pemko Medan Beri 10 Miliar Bangun Kantor Polisi, LBH Medan Tuding Rico Waas Permainkan Uang Rakyat, Pejabat Bungkam
Kodaeral I Kawal Pemulangan Nelayan P Brandan Korban Kapal Mogok Hingga Hanyut ke Thailand
Lantik AMPG Jakarta, Ketum Said Aldi Al Idrus Serahkan Mobil Operasional Bersihkan Rumah Ibadah
Satuan Patroli Kodaeral I Belawan Latihan Halang Rintang Guna Menempa Mental Baja
TNI AL Evakuasi dan Assesment 14 Korban Meledak KM Aceh Hebat 2 di Laut Banda Aceh
Ombudsman Sumut Awasi SPMB Medan Guna Hindari Maladministrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:31 WIB

Empat Nelayan KMN Teratai P Brandan Hanyut ke Thailand Kembali ke Tanah Air

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:01 WIB

Kodaeral I Tanam Palawija di 270 Hektar Lahan di Tanjung Morawa Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:51 WIB

Peringati Bulan Profesi, Satuan Patroli Kodaeral I Latihan Menembak Terpadu Guna Asahan Kemampuan

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:29 WIB

Pemko Medan Beri 10 Miliar Bangun Kantor Polisi, LBH Medan Tuding Rico Waas Permainkan Uang Rakyat, Pejabat Bungkam

Senin, 15 Juni 2026 - 19:48 WIB

Lantik AMPG Jakarta, Ketum Said Aldi Al Idrus Serahkan Mobil Operasional Bersihkan Rumah Ibadah

Berita Terbaru